Kriminalitas dan Logika Telur Busuk

Minggu lalu saat sedang ngobrol di siang hari bolong di suatu rumah daerah Jl Singa tiba-tiba tampak dua orang turun dari atas atap sebuah rumah, mukanya tegang sekali, membawa kayu balok, satu orang terlihat darah mengucur dari kepalanya. Mereka tergesa lari seperti maling baru ketahuan…

Belum selesai terpana melihat kejadian itu datanglah lagi orang-orang lain dengan muka yang jauh lebih tegang, cenderung berangasan, tampak berlari sambil mencari seseorang. Membawa batang kayu, berdarah-darah juga.

Lalu ada kabar tentang pencurian sebuah mobil kijang yang diparkir di pinggir jalan di daerah Jl Puspita.

Terutama kisah pertama diatas membuat penulis tertegun: kriminalitas, seperti telur busuk diantara banyak telur baik, tidak bisa dilepaskan dari sebuah komunitas masyarakat. Either you need it or not, you want it or not, they’ll be there.

One response to “Kriminalitas dan Logika Telur Busuk

  1. Memang itu akibat dari kurangnya hubungan antar warga jadi kalo ada orang asing masuk ke wilayah kita tdk tahu apakah itu warga atau siapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s